Besok adalah hari yang akan menjadi hari yang bersejarah di
dalam garis hidupku. Huhui… :P. Setelah melewati proses perkuliahan selama
hampir 4 tahun, dan mengikuti ujian skripsi yang berujung dengan keberhasilan
dengan nilai 3,41, akhirnya besok di acara wisuda, jubah hitam + topi hitam unik
itu akan saya pake, yang terkenal dengan nama Toga.
Dari dulu sampe sekarang saya penasaran dengan Toga tersebut.
Pasti ada makna tersembunyi dari Toga itu. Apa sih makna dari Toga tersebut?
Dan akhirnya saya dapat jawabannya…
ASAL MUASAL
Toga berasal
dari tego, yang dalam bahasa Latin berarti penutup. Meski sering dikaitkan dengan bangsa Romawi kuno, toga sebenarnya merupakan pakaian yang sering dikenakan bangsa
Etruskan (pribumi Italia) sejak 1.200 SM.
Kala itu, bentuk toga belum berupa jubah, tapi hanya kain sepanjang 6
meter yang cara pakainya dililitkan ke tubuh. Meski ribet, toga merupakan satu-satunya
pakaian yang dianggap pantas saat seseorang berada diluar ruangan.
Namun, seiring berjalannya waktu, pemakaian toga untuk busana
sehari-hari mulai ditinggalkan. Tapi bukan berarti
toga lenyap begitu saja. Setelah bentuknya “dimodifikasi” jadi semacam jubah, derajat toga justru naik menjadi pakaian seremonial, salah satunya wisuda.
MENYIBAK KEGELAPAN
Bukan tanpa
alasan, toga berwarna hitam. Seperti yang kita tahu, hitam sering diidentikkan dengan hal yang misterius dan gelap. Nah, misteri dan kegelapan inilah yang harus dikalahkan sarjana. Dengan memakai warna hitam, diharapkan para sarjana mampu
menyibak kegelapan dengan ilmu pengetahuan yang selama ini didapat.
Warna hitam
juga melambangkan keagungan. Karena itu, selain sarjana, hakim dan sebagian pemuka
agama juga menggunakan warna ini sebagai jubahnya.
Lalu, apa makna bentuk persegi pada topi toga? Sudut-sudut tersebut melambangkan
bahwa seorang sarjana dituntut untuk berpikir rasional dan memandang segala
sesuatu dari berbagai sudut pandang. Jangan sampai status sudah sarjana tapi
pikirannya masih sempit, hehehe.
(Tapi, ko topi toga yang saya
punya bentuknya segi lima ya? Hmm..mungkin dipengaruhi dari lambang kampus saya yang bentuknya juga begitu – pendapat sendiri..
:D)
KUNCIR LAMBANG OTAK
Dipuncak
acara wisuda, kita mungkin bertanya-tanya, kenapa ya kuncir tali di topi
toga dipindah dari kiri ke kanan?
Kuncir tali
toga yang semula berada dikiri ternyata bermakna lebih banyaknya
otak kiri yang digunakan semasa kuliah. Nah, dengan dipindah kekanan, maksudnya agar para sarjana tidak hanya
menggunakan otak kiri saja setelah lulus, namun juga otak kanan yang
berhubungan dengan kreativitas, imajinasi, dan inovasi.
Filosofi
lainnya, kuncir tali di topi toga melambangkan tali pita pembatas
buku. Dengan pindah tali, diharapkan para wisudawan
terus membuka lembaran buku supaya ilmunya tidak stagnan. Mentang-mentang sudah sarjana, tidak lantas
berhenti belajar donk. Iya kan? ;D




0 komentar:
Posting Komentar